13/10/08

Shalat khusyu’ itu mudah dan saaangat nikmat _^

Shalat shubuhku kali ini ternyata berjalan 1 jam tanpa merasa lelah! Dan sepanjang shalat aku menangis. Saya yakin, yakin sekali, Anda juga akan merasakannya. Seperti juga telah dirasakan banyak orang yang mengikuti petunjuk sederhana ini.

karunia terbesar dalam hidup ini bukanlah kakayaan dan jabatan, tapi adalah diberi karunia shalat yang khusyu’. Dia yakini ini berdasar surat Qur’an Surat Al Mukminun 1-2, “Telah beruntunglah orang-orang mukmin, yaitu mereka yang khusyu’ dalam sholatnya.”

Silahkan baca sendiri isi dan tipsnya, tulisan ini bukan tentang itu, tapi tentang pengalaman saya ketika shalat subuh tadi pagi.

Setiap Ramadhan saya merasa ketinggalan kereta. Demikian pula dengan kereta I’tikaf 10 hari terakhir. Lagi-lagi luput, tiba-tiba sudah malam ke 22. Maka saya niatkan untuk tahajud dengan menerapkan metode sederhana sholat khusyu’.

Gagal. Saya bangun dengan malas sehingga sahur selesai saat masuk imsak. Ketika ambil wudlu, ternyata sudah masuk subuh. Akhirnya saya mencoba menerapkannya pada sholat sunnah sebelum saya ke masjid (baru hari ini pingin ke masjid, biasanya malas). Niat saya shalat sunnah di rumah, lalu segera ke masjid.

Gagal juga! Shalat sunnah saya terlalu lama sehingga (sambil masih shalat) terdengar masjid sudah memulai shubuhnya. Ya sudah saya lanjutkan terus sunnah saya. Pelan-pelan. Sambil sangat rileks. Subhanallah! Shalat sunnah ini begitu enaknya, hingga lama seperti seakan shalat wajib. Shalatnya terganggu ketika ponsel berbunyi karena ada SMS masuk. Bunyi terus-menerus mengingatkan saya bahwa ada message yang belum dibaca. Duh, kesal rasanya hati harus mempercepat shalat hanya untuk mematikan handphone.

Lalu saya mulai shalat shubuh. Dengan sedikit kurang yakin bahwa akan mendapat kenikmatan seperti shalat sunnah tadi. Saya menyantaikan diri. Rileks. Satu prinsip utama, jangan ‘mencari’ khusyu’, cukup siapkan diri untuk ‘menerima’ khusyu’ itu, karena khusyu’ bukan kita ciptakan tapi ‘diberi langsung’ oleh Allah sebagai hadiah nikmat kita menemuiNya. Tips yang sangat sederhana, tapi ini bagi saya adalah lompatan paradigma!

Maka saya bersikap rileks. Kepala hingga pinggang dikendorkan, jatuh laksana kain basah yang dipegang ujungnya dari atas. Berat badan mengumpul di kaki yang kemudian serasa keluar akarnya, mengakar ke bumi. Berdiri santai, senyaman kita berdiri. Abu Sangkan menggambarkan laksana pohon cemara, meluruh atasnya, kokoh akarnya sehingga luwes tertiup angin namun tak roboh.

Bersikap rileks menyiapkan diri kita untuk siap ‘menerima’ karunia khusyu’, karena khusyu’ itu diberi bukan kita ciptakan.

Lalu saya mulai bertakbir, Allahu Akbar. Dan selanjutnya saya baca dengan pelan-pelan. Karena bacaan shubuh harus diucapkan agak keras, maka saya rendahkan suara saya. Pelan, rendah suara karena -jujur- saya agak malu kalau suara saya terdengar orTu saya yang sedang tiduran. Rasanya seperti baru belajar sholat lagi. Saya berdiri lama, banyak berhenti kalau memang sedang tidak ingin baca. Saya meresapi kesendirian dan berusaha menangkap kehadiran Tuhan yang sesungguhnya amat dekat dengan kita, namun kita tumpul untuk merasakannya. Saya sedang menemuiNya sekarang. Saya, ruh saya tepatnya. Badan fisik ini hanyalah alat yang mengantar ruh ini berjumpa kembali dengan yang dicintainya, ialah Allah yang meniupkan ruh ini dahulu ke dalam badan fisik.

Break sebentar. Pernah sholat di belakang imam yang ‘ngebut’ sholatnya? Saya pernah, dan jujur saya kesal. Baru mau selesai Al Fatihah, eh dia sudah ruku’. Saya mau ruku’ eh dia sudah berdiri I’tidal. Dan seterusnya. Saya kesal karena irama kecepatan sholat kami berbeda. Dia - menurut saya- terlalu cepat.

Ternyata demikian halnya dengan sholat kita sendiri. Ketika kita sholat, selain badan fisik kita ini sholat pula ruh kita. Ruh inilah yang benar-benar ingin sholat -kembali menemui Tuhannya- sementara badan fisik ini sarana kita mengantarnya dengan gerakan dan bacaan. Ruh kita ini sesungguhnya ingin sholat dengan tenang, santai, tuma’ninah. Sayangnya badan kita ‘ngebut’, jadilah ruh kita itu jengkel sejengkel-jengkelnya karena selalu ketinggalan gerakan badan. Maka ketika ruku’, tunggu, tunggu hingga ruh ikut mantap dalam ruku’ itu. Saat I’tidal, tunggu, tunggu hingga ruh mu ikut mantap I’tidal. Demikian pula saat sujud, duduk antara dua sujud, juga duduk tasyahud. Tunggu, tunggu hingg ruh mu ikut sujud, ikut duduk, ikut tasyahud.

Berikan kesempatan ruh kita -sebut saja “aku” yang sejati- untuk mengambil sikap sholatnya. Dia agak lamban, namun sholat ini utamanya untuk ‘aku” kita itu, bukan untuk badan fisik kita.

Maka saya shalat dengan sangat pelan. Santai. kalau sedang malas baca, saya diam saja. menikmati kepasrahan saya hadir menemui Tuhan. Saya baca bacaan sholat dengan pelan. Saya mencoba berdialog, dan itulah memang esensi sholat.

Esensi sholat adalah doa, berdialog dengan Allah secara langsung.

Kita sebenarnya diberi kesempatan untuk mengadu. Kita adukan semua persoalan kita kepada Allah. Kita adukan semua kebingungan kita, pekerjaan, rizki, kesehatan, cinta, dan semua apapun. Kita mengadu, dan kita pasrah menunggu dijawab. Dan pasti Allah menjawabnya langsung. Ruh bisa merasakannya, namun kalau dia dipaksa tertinggal-tinggal oleh gerakan badan, maka dia tidak sempat menikmati pertemuan dengan Allah itu.

Saat ruku’ saya ruku’ lama, sambil menarik regang kaki dan punggung saya. Nikmati saja seperti menikmati peregangan bila senam. Saat sujud, saya tumpukan kepala sebagai tumpuan utama. Nikmat rasanya ‘terpijat’ dahi ini oleh gerak sujud. Saat ruh telah ikut sujud, saya baca dengan penghayatan, “Subhana robbiyal a’laa wa bi hamdih” (Maha Suci Engkau yang Maha Tinggi dan Maha Terpuji). Rasanya nikmat sekali sujud lama.

Lalu, lalu saya duduk setelah sujud. Saya baca sepotong-sepotong bacaannya,. Robbighfirlii (Ya Tuhan ampunilah aku). Lalu saya diam. Tiba-tiba keluar sendiri air mata, saya menangis karena menyadari betapa dalam makna kalimat pengaduan ini. Kita minta secara langsung untuk dimaafkan . Ruh kita meminta secara langsung, dan Allah menjawabnya. Saya menangis. Ruh saya, kita yang sejati, menangis. War hamnii (dan sayangilah aku), air mata itupun tumpah. Wajburnii. Diam. War fa’nii. Diam. Saya tak terlalu yakin arti yang saya baca. Tapi saya makin menangis. Warzuqnii (beri rizki padaku -Ya Allah), air mata saya tumpah, betul-betul saya tiba-tiba sadar bahwa selama ini saya mengejar-ngejar rizki tapi tidak serius mengakui itu dariNya, lalu saat ini saya sedang memintanya langsung! Wahdinii (tunjukilah aku -karena aku sedang bingung dan tak tahu). Diam, saya menangis. Wa’aafinii (dan sehatkan aku -aku yang sedang sakit pilek). Wa’fuannii (dan maafkan aku- yang banyak dosa ini). Saya duduk lama sekali. Sambil mengusap air mata yang bercucuran.

Shalat shubuh dua rakaat ini panjang. Ditutup dengan tasyahud yang menggetarkan. Apalagi ketika membaca “Assalaamu’alainaa wa ‘alaa ibaadillahisshoolihiin” (keselamatan mohon dikaruniakan kepada kami -para ruh yang sedang menemuiMu- dan atas ruh-ruh ahli-ahli ibadah yang sholih). Saya menangis terus-menerus, sehingga berulang kali mengusap lendir yang keluar dari hidung.

Setelah shalat,, saya mulai berdoa dengan meratap. Saya ucapkan hanya, “Ya Allah… Ya Allah… Ya Allah…”, sambil mengangkat tangan setinggi wajah seperti seorang pengemis yang meminta-minta. Berkali-kali, hingga hati saya siap berdoa. Saya ingat buku Al Ghazali dulu saya baca, sekitar 15 tahun lalu, yang berjudul Rahasia Shalat. Salah satu poin yang saya ingat adalah, kalau kita ingin dekat Allah maka kita harus sungguh-sungguh memanggilnya laksana seorang anak kecil yang ketakutan karena ada ular atau bahya, lalu memanggil-manggil ayahnya, “Ayah… Ayah… Ayah…”, maka ayahnya pasti datang dengan seruan itu dan melindungi anak tersebut. Demikianlah kalau kita ingin bebas dari maksiat, kata Al Ghazali, maka kita harus panggil dengan betul-betul ketakutan akan maksiat tersebut, kita panggil pelindung kita dengan sungguh-sungguh seakan anak kecil memanggil-manggil ayahnya, maka akan dilindungi kita dari maksiat tersebut.

Lalu saya berdoa, dengan masih terus menangis. Saya merasa mengadu dan masih mengadu di depan Tuhan secara langsung. Saya mengikhlaskan apapun jawaban dari doa saya tersebut.

Saya bahagia bisa merasakan sholat seperti itu. Tidak akan tergantikan dengan uang dan kemewahan dunia lainnya.

Sungguh pengalaman yang menakjubkan. Cerita berhalaman-halaman tidak akan mampu melukiskan hal itu. Silahkan coba sendiri, rasakan sendiri, menagislah mengadu kepada Allah sendiri. Saya cuman mau berbagi cerita, dengan kekahwatiran saya kehilangan rasa yang sama di sholat berikutnya (insya Allah mudah-mudahan tidak akan hilang).

Problem yang sekarang muncul, tampaknya akan sulit lagi saya menikmati sholat kilat, di belakang imam yang irama sholatnya lebih cepat dari saya. Apakah saya perlu sholat sendiri dulu beberapa waktu ini?,,.

10/06/08

rEvitaLisaSi pErMukiMaN


Mata kuliah Teknik Komunikasi adalah salah satu mata kuliah bergengsi pada Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik pada semester II dengan jumlah 3 SKS,

Mahasiswa di wajibkan membuat tugas besar yang terdiri dari :
1. Skenario
2. Poster
3. Website / Webblog..

kami terdiri dari 9 orang, dari jumlah tersebut menuntut kita untuk kompak dan bekerjasama untuk mencapai tujuan yang kami harapkan bersama.

Tema yang kami angkat yaitu " rEvitaLisaSi pErMukiMaN"
Mengingat latar belakang kota Semarang tercermin dari bangunan-bangunan kumuh yang kurang terawat yang juga berpotensi tersebut sehingga kami mengharapkan pemerintah mempunyai inisiatif melindungi dan merevitalisasi bangunan-bangunan kumuh tersebut di era modernisasi ini...


revitalisasi permukiman adalah merevisi permukiman kumuh didaerah bandarharjo, sekitar sungai semarang,,

disini kami akan memperbaiki permukiman kumuh tersebut,,

09/06/08

kesan sLaMa dirikuw di pLaNo,,_^


AwaLny,, kuw taq mngrti ap yg tlah kurasakan,,,
(nyoNtEk lirik ny rouLette,, dikit,, hwehe)


taq sdar kuw tlah trdmpar di salah satu jurusan yg terbae' di UNDIP,,,



yawtu JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH dan KOTA atow bhs kerennya,,, PLANOLOGIE,,, JAYA!
hwehehe(ampe, masi ada en keinget jelas wktu muley dari prosesi ampe plantikan)



disini kuw mendapatkan teman2 baru,,
suasana baru,,
dan menemukan dan memperoleh pengalaman brharga yang tak tergantikan jika kuw ada di jurusan laen,,



yang bs membwat dirikuw lebih tegar, kuat, tidak lagi takut untuk menghadapi hari esok yang penuh tantangan, dan juga membwat dirikuw lebih bersmangadh,,



pada mulanya semester atu,,
siy tgs besarnya cm 1 duank,,
tp, menapaki smester duaq niey,,
bheE,, gag tnggung2,,, ada 7 tgas bsar!
mana bentar lg ujian lg,,
huahua



gag fafa,,
tp te2p hrs smangaph!,,
eh, mksdnya smangadh!,,



Di era globalisasi ini, penyebaran penduduk mempengaruhi alokasi(penempatan) kebutuhan. Sedangkan jumlah, pertumbuhan, dan komposisi penduduk mempengaruhi kuantitas, kualitas, dan jenis-jenis penyediaan kebutuhan. Sebenarnya itu semua adalah ruang lingkup bidang PWK secara umum. Oleh karena saat ini masih banyaknya penempatan dan penyediaan kebutuhan penduduk dipengaruhi oleh penyebaran penduduk itu sendiri yang nantinya bila tidak diatur sedemikian rupa dan seefisien mungkin, bisa jadi akan terbentuk atau terbangunnya bangunan yang tidak tepat guna, waktu, tempat, dan efisien. Maka dari itu saya sebagai salah satu generasi penerus bangsa, akan meneruskan perjuangan para pahlawan yang dulu telah gugur membela dan mengharumkan nama bangsa dengan semangat '45, saat ini dalam bentuk pemikiran-pemikiran yang insyaALLAH nantinya akan dapat memajukan, membawa, dan mengangkat nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan secercah harapan itu dapat saya lihat dengan jelas apabila saya masuk ke dalam fakultas Teknik jurusan Planologi UNDIP.......Amien.





segini dulu yuawh,, ntar kt smbvung lg,,,, c,,u,, guyz,,

07/06/08

seputar JPWK

sEputar



Jurusan Perencanan Wilayah dan Kota

Fakultas Teknik

Universitas Diponegoro



Era pembangunan yang kompleks ini berlangsung pada ruang atau wilayah yang memerlukan perencanaan tata ruang, sehingga merupakan suatu matra keruangan bagi perencanaan pembangunan dan berjenjang pada skala nasional, regional, dan local. Pendidikan planologi merupakan pendidikan ahli perencana tata ruang dan aspek pelaksanaannya dalam proses manajemen pembangunan kota dan daerah.


Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota atau lebih dikenal dengan Planologi, merupakan jurusan dengan bidang ilmu perencanaan dan pengalokasian ruang guna memenuhi kebutuhan manusia beserta aktivitasnya.

Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro dibuka pertama kali pada tahun 1992 melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0428/0/1992, dengan menerima 30 orang mahasiswa. Kini JPWK selain membuka program studi S1 juga membuka prodi D3, Ekstensi dan S2. JPWK UNDIP telah mengembangkan kerjasama dengan pihak luar dan kerjasama yang berkaitan dengan pemberian konsultasi perencanaan. JPWK merupakan salah satu jurusan unggulan di UNDIP.


Tujuan pendidikan

Menghasilkan sajana teknik planologi yang tangguh, berkemampuan mandiri dan berintegrasi dalam kegiatan pengembangan ilmu dan penerapan teknologi perencanaan dan perancangan tata ruang kota dalam perspektif manajemen pembangunan kota yang didukung oleh basis pengetahuan pemahaman kesatuan keruangan regional dan kota.


Daya tampung

Daya tampung : kurang lebih 75 orang.


Lapangan pekerjaan

Lapangan pekerjaan bagi lulusan ialah dalam sektor pemerintah : Departemen Pekerjan Umum, Bappenas, Bappeda, Dinas Tata Kota, DPUK, Badan Pertahanan Nasional, Departemen Transmigrasi & PPH, Perhubungan, Pariwisata & Postel, kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup, BPPT dan LIPI. Sektor swasta meliputi dalam bidang Konsultan Perencana & Perancang Tata Ruang, Konsultan Pembangunan, Developer Perumahan dan lain-lain.


Seputar

HMTP

Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi (HMTP) yang berlogokan locus solus merupakan organisasi kemahasiswaan di lingkungan JPWK FT UNDIP. HMTP ini berdiri pada tahun 1993, satu tahun setelah berdirinya JPWK, berdasarkan SK rektor No.041/sk/pt.09/1991 tentang pedoman umum organisasi dan tata kerja kelembagaan kemahasiswaan Universitas Diponegoro, dengan Ketua Umum pertama adalah Beni Iskandar (”92). Kepengurusan HMTP berusia satu tahun, dan syarat keanggotaan HMTP merupakan mahasiswa JPWK UNDIP yang telah melaksanakan pengukuhan dan tradisi penerimaan anggota himpunan yang dilaksanakan oleh HMTP.

HMTP diharapkan dapat mewadahi kegiatan dan aspirasi mahasiswa sehingga mampu meningkatkan kualitas mahasiswa.


MARS Planologi

Sudah saatnya bangkit menjadi tekad

Bagi semua wilayah Indonesia

Bersama Teknik Planologi

Jaya!...jaya!...Planologi jaya!...


Kita berjuang gapai cita-cita bangsa

Modalkan tekad semangat “45

Menjunjung almamater kita

Jaya!...jaya!...Planologi jaya!...


Bersama UNDIP Fakultas Teknik

Kita dibentuk sesuai rencana-Nya

Mari bersama kobarkan tekad

Wujudkan Indonesia adil sejahtera


Planologijaya!...

13/11/07

SeMaRaNg,,,,,,,,,KoTa KeBaNgGaAnKuW









Nama : Fauzan Kusuma Jati
NIM : L2D607018
Kota Semarang
Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Semarang merupakan salah kota yang dipimpin oleh walikota. Kota ini terletak sekitar 485 km sebelah timur Jakarta, atau 308 km sebelah barat Surabaya. Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Demak di timur, Kabupaten Semarang di selatan, dan Kabupaten Kendal di barat.
Sejarah
Semarang pada awalnya merupakan sebuah kabupaten, yang didirikan oleh Raden Kaji Kasepuhan (dikenal sebagai Pandan Arang) pada tanggal 2 Mei 1547 dan disahkan oleh Sultan Hadiwijaya. Pada tahun 1906 Pemerintah Hindia Belanda membentuk Kotapraja (gemeente) Semarang dipimpin oleh burgermeester, yang menjadi cikal bakal pembentukan Kota Semarang. Kotamadya Semarang secara definitif ditetapkan berdasarkan UU Nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan kabupaten-kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Tengah.
Geografi
Daerah dataran rendah di Kota Semarang sangat sempit, yakni sekitar 4 kilometer dari garis pantai. Dataran rendah ini dikenal dengan sebutan kota bawah. Kawasan kota bawah seringkali dilanda banjir, dan di sejumlah kawasan, banjir ini disebabkan luapan air laut (rob). Di sebelah selatan merupakan dataran tinggi, yang dikenal dengan sebutan kota atas, di antaranya meliputi Kecamatan Candi, Mijen, Gunungpati, dan Banyumanik.
Pembagian administratif
Kota Semarang terdiri atas 16 kecamatan, yang terbagi lagi dalam sejumlah kelurahan dan desa.
PendudukSemarang pada tahun 1770.
Penduduk Semarang umumnya adalah suku Jawa dan menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Agama mayoritas yang dianut adalah Islam. Semarang memiliki komunitas Tionghoa yang besar. Seperti di daerah lainnya di Jawa, terutama di Jawa Tengah, mereka sudah berbaur dengan penduduk setempat dan menggunakan Bahasa Jawa dalam berkomunikasi.
Olahraga
PSIS merupakan satu-satunya klub sepakbola profesional di Kota Semarang. Pada musim 1999, PSIS berhasil menjadi juara Liga Indonesia, namun pada musim kompetisi 2000 terdegradasi ke Divisi I. Pada musim 2006 bermain di Divisi Utama Liga Djarum Wilayah 1 dan meraih juara kedua setelah dalam final kalah 0-1 oleh Persik Kediri
Transportasi
Kota Semarang dapat ditempuh dengan perjalanan darat, laut, dan udara. Semarang dilalui jalur pantura yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di pantai utara Pulau Jawa. Saat ini telah dibangun jalan tol yang menghubungkan Semarang dengan Solo, kota terbesar kedua di Jawa Tengah. Angkutan bus antarkota dipusatkan di Terminal Terboyo. Angkutan dalam kota dilayani oleh bus kota, angkot, dan becak.
Semarang memiliki dua stasiun kereta api: Stasiun Semarang Tawang untuk kereta api kelas bisnis dan eksekutif, serta Stasiun Semarang Poncol untuk kereta api kelas ekonomi dan angkutan barang. Kereta api di antaranya jurusan Semarang-Jakarta, Semarang-Bandung, Semarang-Surabaya, Jakarta-Semarang-Jombang, Jakarta-Semarang-Malang.
Angkutan udara dilayani di Bandara Ahmad Yani, menghubungkan Semarang dengan sejumlah kota-kota besar Indonesia setiap harinya. Pelabuhan Tanjung Mas menghubungkan Semarang dengan sejumlah kota-kota pelabuhan Indonesia; pelabuhan ini juga terdapat terminal peti kemas.
Pendidikan
Semarang terdapat sejumlah perguruan tinggi ternama. Beberapa perguruan tinggi negeri di Semarang antara lain Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Politeknik Negeri Semarang, UIN Walisongo, dan Akademi Kepolisian. Perguruan tinggi swasta antara lain Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Stikubank, Universitas Semarang, Universitas Muhammadiyah Semarang, STMIK ProVisi IT College dan untuk tingkat sekolah menengah atas terdapat beberapa sekolah yang ternama di antaranya adalah SMA 1 Semarang , SMA Kolese Loyola, SMA Negeri 3 Semarang, SMA Negeri 4 Semarang,SMA Negeri 5 Semarang, SMA Krista Mitra, SMA Karangturi, SMA Sedes Sapientiae, SMA Kebondalem, SMA Theresiana, SMA Kristen YSKI, SMA Pangudi Luhur Don Bosco, SMA Institut Indonesia, SMA Kesatrian 1,Selain sekolah favorit terdapat juga sekolah umum yang memiliki otonomi dalam membangung dan mengembangkan sekolahnya SMA YPE Sampangan, SMA dan SMK TU (Teuku Umar) dan beberapa sekolah favorit untuk tingkat lanjutan pertama adalah SMP N 3 SemarangSMP PL Domenico Savio, SMP Negeri 2 Semarang, SMP Maria Goretti, SMP Maria Mediatrix, SMP Theresiana, SMP N 13, MTsN02 Gajahmungkur, untuk yang swasta ada SMP YPE dan lain sebagainya.
Media
Surat kabar yang terbit di Semarang antara lain: Suara Merdeka, Wawasan (Suara Merdeka Grup), Meteor, dan Radar Semarang (Grup Jawa Pos). Televisi lokal di Semarang adalah TV Borobudur, Pro TV, TVKU, dan Cakra TV.
Pariwisata
Semarang memiliki seni budaya warak ngendhog dan dhugdheran yang diadakan menjelang datangnya bulan ramadhan.
Semarang memiliki brand wisata Semarang pesona Asia yang dimulai pada pertengahan 2007
Semarang memiliki kota tua Little Netherland yang mencakup kawasan Polder, Stasiun Semarang Tawang Jembatan berok dan Lawang Sewu
Komunitas Tionghoa di Semarang, melalui perkumpulan Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata), mengadakan Pasar Semawis, yakni pasar malam yang menjual berbagai makanan & oleh-oleh khas Semarang, di daerah pecinan Semarang (daerah Gang Pinggir).
Shopping center di Semarang antara lain: - Ciputra Mall di kawasan Simpang Lima
- Simpang Lima Plaza di kawasan Simpang Lima
- Java Mall di kawasan Jangli, MT Haryono
- Sri Ratu Dept Store di Jalan Pemuda dan kawasan Peterongan MT Haryono
- Ramayana Dept Store di kawasan Simpang Lima
- Ada Dept Store Siliwangi, Majapahit, Setiabudi dan Fatmawati
- Duta Pertiwi Mall dengan Careffour-nya yang terletak di Jalan Pemuda.
Hotel berbintang yang terkenal di Semarang adalah Grand Candi, Ciputra, Horizon, Graha Santika, Patra Jasa, Novotel.
Kota kembar
Brisbane, Australia (Januari 1993)
Lain-lain
Makanan khas Semarang antara lain adalah lumpia Semarang, tempe mendoan, soto Bangkong, tahu petis, tahu gimbal, bandeng presto, wingko babat, dan sega kucing.
Semarang memiliki slogan sebagai Kota ATLAS (Aman, Tertib, Lancar, Asri dan Sehat).
Di antara rumah sakit besar di Semarang antara lain: RSUP Dr. Karyadi, Rumah Sakit Telogorejo, Rumah Sakit Elizabeth, RSU PKU Muhammadiyah Roemani dan Rumah Sakit Islam Sultan Agung (RSISA).
Sekolah negeri favorit di Kota Semarang adalah SMA Negeri 5 yang terletak di Jalan Pemuda, berhadapan dengan kantor Walikota Semarang, sekolah ini terkenal, karena mempunyai kualitas yang sangat baik, sehingga menjadi impian bagi setiap siswa yang lulus SMP.
Sedangkan sekolah swasta terbaik di Kota Semarang adalah SMU Kolese Loyola yang terletak di Jalan Karanganyar. Sekolah ini terkenal dengan kualitas siswanya yang sangat baik dan mempunyai banyak lulusan yang berhasil. Sekolah ini menjadi impian bagi siswa SMP di Jawa Tengah pada umumnya.
Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang

WeLcOmE tO mA LiFe,,,,



More About _M^VeR!cK_
Schools (Other):
UnDiP....._^
College/University:
Diponegoro University, Attended 2007 - Present, Class of 2007, Bachelor's Degree, S1,California Institute of Technology, Attended 2007 - Present, Class of 2007, Master's Degree, S2,Institute For Business And Technology, Attended 2007 - Present, Class of 2010, Associate's Degree, S3
Occupation:
MaHaSiSwA,,,^_
Affiliations:
iSLaM.....be, one, HuNdReD pErSoN, ^_
Hobbies and Interests:
SeWiM-sEwIm(MkSoEdNyA breNanG geto), TeNNiS(but now is seldom), &Bc bOOk
Favorite Books:
HaRpOt, OnE pIeCe, EtC
Favorite Movies:
HaRpOt, OnEpIeCe, PiRaTeS oF cArRiBeAn, X-MeN, spiderman3, Etc
Favorite Music:
HooBaStAnk(but lg2 t'tentu thok), ungu(but jg lagu2 t'tentu thok) en so On..
Favorite TV Shows:
pim mY rIde, EkStRaVaGaNZa, JomBLo, MtV gOkIL, hUeKzZz, ^_& Wah akeh...
Zodiac Sign:
Leo
About Me:
Myspace Codes: MyNiceSpace.com
Myspace Codes: MyNiceSpace.comq.... tu....ya.....gMn....ya.....biasanYa yang bS NilAi Tu oRg LaEn....masa' diri SeNdiRi NgOmEnTaRi DiRi senDiri? anEh KhAn?.. - Graffiti Creatorhref="http://www.MakeYourSpace.com/" title="MySpace Layouts"MySpace Layouts - Random Facts

Who I Want to Meet:
ALL PEOPLE....ALL FRIEND,,,,MEN OR WOMEN...,,,MONGGO2 MASUK & JADI TEMEN_QGAK RUGI DEY...http://www.GraffitiGen.com/ - Graffiti - Graffiti Creator - MySpace Layouts - Site Clocks
_M^VeR!cK_'s Slide Shows